Di tengah belum jelasnya
perseteruan menpora vs pssi belakangan ini udah banyak banget dampaknya. contoh
kecilnya para pemaen sepak bola harus banting stir buat penuhin kehidupan
mereka, pssi di banned, beberapa klub harus terpaksa dibubarin, dll .
Miris ? iya. tapi di tengah
kisruh yang mirip tom and jerry ini, ada beberapa kejuaraan yang
diselenggarakan sama beberapa pihak yang niatnya mengembalikan geliat sepak
bola di indonesia. ini dia gan,sis 2 kejuaraan yang saya maksud :
PIALA KEMERDEKAAN
Piala kemerdekaan yang
diselenggarakan oleh kemenpora. kejuaraan yang diikuti oleh 24 peserta ini udah
berakhir, dan yang keluar jadi juaranya adalah PSMS. tapi apa cerita piala
kemerdekaan udah sampai di situ ? tentunya belum. masih ada aja
"penyakit" lama yang belum dibenahi. saya ambil sedikit contoh kasus.
Juara belum menerima uang
hadiah
Menurut Andri, PSMS juga belum
menerima uang hasil juara. Kabarnya, mereka harus menunggu satu atau dua minggu
untuk bisa mencairkan uang hadiah tersebut.
Piala presiden yang
diselenggarakan oleh mahaka. kejuaraan ini diikuti 16 peserta, ini memang belum
usai. hingga saat ini piala presiden sudah sampai tahap semi final. tapi apakah
kejuaraan ini lebih baik daripada piala kemerdekaan ? kalau menurut saya sama
aja. belum ada perbaikan signifikan. Malah yang membuat geleng kepala adalah adanya
aturan baru di laga semi final nanti
Nantinya, para klub
semifinalis Piala Presiden 2015 akan memilih 10 wasit terbaik versi mereka dari
25 nama. nantinya 10 nama wasit terbaik itu akan dikembalikan ke Mahaka dan
akan diproses. Selanjutnya, Mahaka akan melakukan pertemuan dengan dua klub
yang akan bertanding untuk menentukan nama wasit.“Mereka hanya memilih 10 wasit
yang oke menurut mereka dari 25 wasit. Jadi tidak ada kata lain, klub yang
kalah menyalahkan wasit,” ujar CEO Mahaka Sports and Entertaiment, Hasani
Abdulgani
Apakah 2 kejuaraan ini jadi
solusi dan jaminan buat persepakbolaan kita jadi lebih baik ? kalau kata saya
sih belum atau mungkin engga. sampai sekarang pihak pssi sama menpora belum ada
titik temu buat nyelesain masalah perseteruan ini. nasib para pemain sepak bola
di indonesia gimana ? kalau menurut saya ya bakal vakum lagi gan, soalnya
pssinya masih di banned, bersitegang sama menpora nya belum beres. terus nanti
juara piala kemerdekaan sama juara piala presiden bisa berlaga di acl atau afc
? tentu aja engga
Di balik sisi negatif tentu
ada sisi positifnya dari diselenggarakannya 2 kejuaraan ini. ini dia sisi
positif dari di helatnya piala kemerdekaan dan piala presiden :
pedagang asongan salah satu
yang diuntungin dari di helatnya kejuaraan piala presiden dan piala
kemerdekaan. tentu agan,sista yang mau ngemil atau belum sempet di rumah bisa
beli makanan ke pedagang asongan, tapi kadang pedagang asongan ini kalau lagi
rame suka jual mahal, di panggil ga nyaut nyaut
abang-abang merchandise juga
kayanya kecipratan rejeki dari 2 kejuaraan ini. yah mereka dapet keuntungan
dari supporter tuan rumah/tamu yang berkunjung ke stadion buat ngedukung tim
kesayangan
Point dari semua kisruh ini
sih klasik. PSSI sama menpora harus mau nurunin egonya masing-masing minimal
biar liga jalan lagi dan perlunya ada beberapa perbaikan.kasian juga para
pemaen sepakbola kita gak bisa memenuhi kebutuhan dia, keluarganya, dll. Semoga
2 kejuaraan ini bisa jadi awal yang baik buat dunia persepakbolaan di
indonesia bukan jadi pengalih isu atau
meraup keuntungan semata dari pihak penyelenggara.dan buat para pemaen sepak
bola semoga nasibnya gak beneran kaya gini.





0 Response to "Nasib Sepak Bola Indonesia Setelah Piala Presiden dan Piala kemerdekaan"
Posting Komentar